Zivara 24 Bulan

Milestone Anak 24 Bulan

  ZIVARA 1 BULAN ZIVARA 2 BULAN ZIVARA 3 BULAN ZIVARA 4 BULAN 
ZIVARA 5 BULAN ZIVARA 6 BULAN ZIVARA 7 BULAN ZIVARA 8 BULAN 
ZIVARA 9 BULAN ZIVARA 10 BULANZIVARA 11 BULAN
ZIVARA 12 BULAN
ZIVARA 13 BULAN ZIVARA 14 BULAN
ZIVARA 15 BULAN ZIVARA 16 BULAN
ZIVARA 17 BULAN

ZIVARA 18 BULAN  ZIVARA 19 BULANZIVARA 20 BULAN
ZIVARA 21 BULAN ZIVARA 22 BULAN ZIVARA 23 BULAN

ZIVA 24 BULAAAANNNN. 2 tahun yes! Sudah masuk usia toddler, kalo istilah orang-orang mah. Makin besar makin egois bocahnya -__- Kata-kata saktinya sekarang kalau menolak ketika disuruh makan, diajak mandi, diajak tidur, dirayu supaya udahan nonton video di IPad-nya, GAK MAU. Andalan Ziva banget kalimat itu -__- Kalau saya paksa, jawabannya GAK MAU BUUUUU. Hadeuh. 

Bangun tidur sudah jarang pakai acara nangis, langsung turun sendiri dari tempat tidur kemudian keluar kamar, kecuali digangguin ayahnya. Kalau Ziva masih tidur terus digangguin si ayah, wes rewel dah tu bocah. Bangun sambil merenyeng-merenyeng geje.

Punya sebutan imajinasi. YAYA. Ziva suka tiba-tiba aja nyebut nama suatu benda Yaya padahal sebenarnya dia tahu nama benda itu. Teman main di lingkungan rumah, kadang dipanggil Yaya padahal namanya Dimas 😀 Suka nunjuk ke arah nggak jelas terus nyebut Yaya. Apeuuu coba maksudnya -__-

Suka tiduran di lantai. Kalau ini sepertinya karena sering melihat si ayah tiduran di lantai samping tempat tidur. Tahu-tahu turun aja gitu dari tempat tidur terus tiduran di lantai sambil bilang, boboan Bu.

Suka tiba-tiba bersenandung. Mungkin efek keseringan denger suara cempreng saya kalau sedang ngajarin Ziva menyanyi lagu anak-anak 😀

Untuk urusan makan ya so so lah. Kalau lagi banyak ya banyak, kalau lagi nggak mood ya cuma maunya ngemil-ngemil cantik. Saya mah daripada stres dan jadi nggak waras ya turutin aja wes yang penting anak sehat. Tapi kalau Ziva ngerasain lapar sendiri, suka bilang sih, Ibu mamam. Sudah jarang mau minum susu formula. Stok Nutrilon 1/4 kaleng nganggur deh. Kalau dikasih susu UHT sih masih lumayan mau. 

Sapih. Untuk cerita tentang menyapih Ziva akan saya tulis terpisah. Dua hari menjelang Ziva 2 tahun, tanpa sengaja Ziva bisa tidur malam tanpa nenen sambil dikelonin si ayah. Jadi waktu itu saya bilang ke Ziva, ibu sholat Isya dulu nanti baru nenen. Eh beres saya sholat, Ziva sudah tidur. Besok malamnya dicoba lagi tidur tanpa nenen, eh bisa. Tapi efek sampingnya, Ziva kalau mau tidur malam harus nonton video dulu di IPad atau ponsel -__-

Beberapa minggu sebelum Ziva usia 2 tahun, pernah dicoba belajar sapih. Eh bocahnya rungsing, rewel, nangis-nangis, nggak mau tidur sampai 2 jam! Wew! Akhirnya saya nyerah. Sumpel lagi deh pakai nenen. Nggak sampai 5 menit langsung lep tidur 😀

Untuk kemampuan verbalnya yang pasti kosakatanya tambah banyak. Semakin memahami kalau kita ajak bicara. Mengerti instruksi kalau disuruh melakukan sesuatu. So far, saya dan ayah membiasakan berbicara dengan Ziva menggunakan bahasa Indonesia. Saya pernah baca artikel, jika anak sehari-hari berada dalam lingkungan bilingual, justru menjadi pencetus anak berpotensi speech delay alias mengalami keterlambatan bicara. CMIIW ya 🙂

Salam,

signature citandy

4,319 total views, 6 views today

Leave a Reply