Zivara 18 Bulan

20151016012841

ZIVARA 1 BULAN ZIVARA 2 BULAN ZIVARA 3 BULANZIVARA 4 BULAN 

ZIVARA 5 BULANZIVARA 6 BULANZIVARA 7 BULANZIVARA 8 BULAN 

ZIVARA 9 BULANZIVARA 10 BULANZIVARA 11 BULANZIVARA 12 BULAN 

ZIVARA 13 BULAN ZIVARA 14 BULANZIVARA 15 BULANZIVARA 16 BULAN

ZIVARA 17 BULAN

Ziva 18 bulan alias 1,5 tahun. Aye aye aye *tujuh belas hari yang lalu sih* 😀 Kebiasaan ibunya suka telat posting.

  • Tanggal 10 Oktober-nya pas usia Ziva 18 bulan kurang sehari kita kunjungan ke dokter Frengky dalam kondisi masih sisa-sisa batuk pilek. Batuk pileknya sih sudah dari pas liburan lebaran haji di Bandung, ketularan saya. Udah gitu pas di Bandung, Ziva sebelumnya makan es krim. Jadi si mamah menyalahkan saya gara-gara makan es krim Ziva jadi batuk pilek. Seminggu nggak sembuh-sembuh akhirnya saya bawa ke klinik dokter umum dekat rumah sekalian saya juga berobat. Dikasih antibiotik dan obat batuk. Tadinya sempat ragu mau diminumin ke Ziva atau nggak. Tapi melihat kondisi Ziva yang kalau batuk-batuk sampai muntah demi ngeluarin dahaknya dan ingusnya meler terus-terusan, akhirnya diminumin deh itu antibiotik dan obat batuknya. Seminggu dari berobat ke klinik, Ziva masih batuk sesekali, sisa-sisa ingus masih ada. Jadi pas ke dokter Frengky sekalian kontrol, beliau bilang imunisasi booster polio+DPT+HIB-nya nanti aja di usia 19 bulan karena kemarin masih batuk pilek. Berat badan Ziva di angka 9,1 kg dan tinggi badannya 78,6 cm. Kata dokter Frengky masih masuk normal, tapi beliau meresepkan sirup zat besi untuk Ziva, soalnya emak-emak rempong ini parno Ziva kena ADB -__-
  • Saya resmi sudah nggak pumping lagi di kantor. Bulan-bulan kemarin sih masih sesekali suka pumping di kantor. Masih dapat lah sekitar 100 ml (pumping kanan dan kiri). Berhenti seminggu kemudian pumping lagi sampai akhirnya berhenti sama sekali. Peralatan pumping sudah saya bawa pulang semua ke rumah. Jadi Ziva minum ASI ya kalau saya di rumah setelah pulang kerja dan kalau saya libur kerja. Kalau saya kerja, siang-siang Ziva minum susu formula (sekarang lagi minum Nutrilon, dulu pernah coba Bebelac dan Chil Kid) dan susu cair/ UHT. Susu cair pernah beli Chil Go tapi harganya lumayan mahal sekitar 5000 rupiah isi 140 ml. Ziva sering nggak habis minumnya. Sekarang ganti minum Ultra Mimi Vanilla. Harganya di kisaran 2600-2900 isi 125 ml. Menurut saya kalau dilihat dari komposisinya susu Chil Go ini bukan susu UHT melainkan susu formula yang ditambah air kemudian dikemas dalam bentuk sudah cair dan siap minum. Beda dengan susu UHT yang memang berasal dari susu cair yang diolah dengan suhu sangat tinggi untuk mematikan bakteri di dalam susu dan dikemas dalam kemasan tetra pak.
  • Sekarang kalau keluar rumah, main di jalan depan rumah maunya jalan cepat, malah lebih seringnya lari. Lari seruntulan gitu, nggak dilihat lagi di jalanan ada apaan. Lagi lari pas di depan ada anak tetangga lagi jalan pelan-pelan, alhasil terjadi tabrakan. Untungnya sih dua-duanya nggak ada yang nangis. Pada berdiri sendiri terus lanjut lagi jalannya *LOL* Jadinya yang ngawasin kudu ekstra 😀
  • Semakin besar semakin banyak kosakatanya Ziva antara lain aki (sebutan Ziva ke ayah saya), enin (sebutan Ziva ke ibu saya), iyeh (kueh), bab (jilbab), nas (panas), didi (bibi), dudut (duduk). Sekarang sudah ngerti kalau disuruh joget, badannya langsung goyang-goyang. Kalau dibilang, Ziva cantiknya mana, langsung bergaya tangannya diangkat dan kepalanya dimiring-miringin 😀
  • Dulu Ziva mana betah dipakein topi, bando, jilbab, apapun yang menempel di kepala. Entah kenapa sekarang mulai betah dipakein jilbab. Kalau lihat saya mau keluar rumah pakai jilbab, dia heboh sendiri sambil menghampiri saya sambil tangannya pegang-pegang kepala sambil bilang bab bab bab. Padahal saya cuma mau ke tukang sayur keliling yang lagi berhenti di depan rumah.
  • Ziva juga sudah bisa mengutarakan keinginannya dengan bahasanya sendiri. Seperti minta minum, dia akan bilang num num. Kalau minta gendong, dia akan menjulurkan kedua tangannya ke arah kita sambil bilang enyon enyon. Minta angkatin untuk duduk di kursi, dia akan menunjuk kursi yang dimaksud sambil bilang dudut dudut. Kalau ada bagian tubuhnya yang gatal, dia akan bilang aten aten.
  • Kalau soal makan, Ziva sudah ada keinginan untuk memegang sendok sendiri. Pernah saya bikin smoothies pisang campur strawberry, eh dia pengen nyuapin sendiri. Ya sudah saya biarkan walaupun masih berantakan 😀 Namanya juga sedang proses belajar.

20151016024521

Salam,

signature citandy

 

 

4,371 total views, 2 views today

Leave a Reply