Tentang 3 Tahun Bersama

Wedding 3rd Anniversary

Menikah 3 tahun dengan suami. Banyak hal yang kami alami. Susah, senang, sedih, gembira, marahan, baikan lagi. Kata orang usia pernikahan di bawah 5 tahun itu masih seumur jagung, masih rawan ๐Ÿ™‚

Semoga akan selalu ada 4, 5, 6, 7, 8 tahun dan seterusnya. AAMIIN. Till death do us part. Cieeee. Pernah iseng nanya ke suami, kalau saya ditakdirkan meninggal duluan, apakah suami akan menikah lagi atau nggak. Jawabannya ya liat nanti, nggak bisa jawab sekarang ๐Ÿ˜€ Langsung saya sambung, kalau kamu nikah lagi, Ziva jangan kamu bawa dengan istri baru kamu. Ziva biar diasuh oleh Enin (ibu saya) di Bandung atau nenek (ibunya suami) di Palembang. Suaminya jawabnya cuma, iye daaaah ๐Ÿ˜€ Continue reading

3,439 total views, 2 views today

Video Pernikahan

Setelah 258 hari sejak tanggal pernikahan saya dan Kk, akhirnya video pernikahan kami tayang juga ๐Ÿ˜€ Sebenarnya sih vendor photography-nya sudah lama memberikan DVD video pernikahan ini ke kami, tapi ya nggak sempet-sempet mau mengunggahnya *alasan klise* ๐Ÿ˜€

So, this is it video pernikahan saya dan Kk. Selamat menikmati ๐Ÿ™‚

 

 

Salam,

signature citandy

 

 

2,850 total views, no views today

Kado Pernikahan

Pas lagi bebersih ponsel dari foto-foto yang nggak penting, eh nemu foto-foto kado pernikahan yang lagi dibuka-bukain bungkusnya dan disusun di karton waktu lagi beberes kosan karena mau pindah. Dulu, setelah acara pernikahan beres, kado-kado pernikahan saya dan Kk dititipi di rumah kakek saya yang di Bandung. Pas mau nganter mertua dan keluarga besar Kk ke Bekasi, sekalian deh ngangkut semua kado ke kosan saya di Cikarang, pake mobilnya Andre, sahabat si Kk yang lagi ada di Bandung plus dia yang nyetirin ๐Ÿ˜€ Untung di kosan ada kamar kosong yang bisa saya gunakan untuk tempat penyimpanan sementara ๐Ÿ˜€ Isi kadonya bermacam-macam, mulai dari mukena, cooking set (panci dan wajan beraneka ukuran), cushion, batik sarimbit, piyama, rak sepatu, selimut, blender, setrika, kompor, pisau set dan toples. Kado tergokil yang kami terima adalah tabung gas 3 kg yang warnanya hijau itu ๐Ÿ˜€ Kado terbanyak yang kami terima adalah tidak lain dan tidak bukan sprei dan bedcover ๐Ÿ˜€ Juara banget deh, jumlahnya bisa membuat kami jadi tukang jualan sprei dan bedcover dadakan ๐Ÿ™‚ Selain itu ada kado-kado lain yang menyusul karena nggak mungkin dibawa saat acara pernikahan, antara lain kulkas dari kakak sepupu mamah yang di Depok, mesin cuci dari papap dan mamah serta AC dari adik perempuan saya ๐Ÿ˜€ Lengkaaaap deh isi rumah hehehe….

Nuhun ah atas semua kado-kadonya, semoga bermanfaat untuk kami berdua ๐Ÿ˜€

IMG-20130721-00015 Continue reading

2,454 total views, 1 views today

[Bukan Review]: Vendor Pernikahan-WO

Bingung deh mau cuap-cuap tentang WO ini (sengaja tidak saya munculkan namanya). Banyak keluhan dari anggota keluarga dan saudara-saudara saya pada saat acara pernikahan saya dan Kk berlangsung. Well, entahlah mungkin kesalahpahaman dan ketidakpuasan ini bisa saja terjadi karena salah paham dan miskomunikasi antara kami dan mereka. Memang sih saya mengambil paket yang di bawah harga normal sehingga dihandle bukan oleh WO utama mereka tapi oleh second line mereka. Mungkin saja crew-nya belum berpengalaman. Atau bisa saja kekurangan ada di pihak kami yang kurang informatif kepada mereka. Ya sudahlah, toh acara pernikahan saya dan Kk sudah berlangsung lebih dari dua bulan yang lalu.

Salam,

signature citandy

2,955 total views, 2 views today

[Bukan Review]: Vendor Pernikahan-Kalima Band

Pertama mengetahui band ini dari blog-nya Fani. Dari Fani juga saya mendapatkan nomor ponsel Kang Hilman, vokalis band tersebut. Fani menggunakan jasa Kalima Band sebagai pengisi acara hiburan musik di acara pernikahannya. Berdasarkan review Fani di blog-nya mengenai Kalima Band saya pun jadi ikut tertarik menggunakan jasa Kalima Band.

Jauh-jauh hari saya sudah punya daftar lagu-lagu yang akan dimainkan di acara pernikahan saya. Setelah bertemu Kang Hilman, daftar lagu menjadi menyusut karena menurut dia dalam waktu 3 jam durasi resepsi lagu yang bisa dimainkan sekitar 30 lagu saja ๐Ÿ˜€

Selain mengisi acara pada saat resepsi, Kalima Band menjadi pengiring musik pada saat saya, Kk dan anggota keluarga berjalan menuju pelaminan. Awalnya saya dan Kk ingin menggunakan lagu instrument Gending Sriwijaya, tapi dari hasil diskusi katanya kalau hanya instrument kurang hidup karena pada saat prosesi saya nggak menggunakan penari pengiring pengantin. Jadilah Kalima Band memainkan lagu Dia dari Maliq & D’Essentials pada saat prosesi menuju pelaminan dilengkapi oleh dua orang sepupu perempuan yang masih kecil untuk menaburi bunga di sepanjang jalur menuju pelaminan.

Continue reading

7,247 total views, no views today