Ibu Bekerja Juga Bisa Memberikan ASI Sampai 2 Tahun

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway “ASI dan Segala Cerita Tentangnya* dalam rangka menyemarakkan Pekan ASI Dunia.

F: Nanti kalau kita sudah lulus, kerja, nikah terus punya anak, masih mau kerja atau nggak?
C: Ya pengennya sih kerja ya
F: Nanti kalau kita kerja, anak kita minum susunya pake susu formula dong
C: Iya ya. Merk sufor yang bagus apa ya
F: Ada sih merk XXX, katanya komposisinya mirip kayak ASI, tapi harganya mahal.
C: Demi anak mahal juga dibeli Continue reading

8,831 total views, 4 views today

Ketika ASIP Terkena Tetesan Darah

Kemarin, lagi serius pumping sore-sore di kantor langsung kaget ketika dari puting sebelah kiri menetes darah. Seketika itu juga breastpump saya off-kan. Darah keburu meluncur ke botol penampung. ASIP yang berwarna putih berubah menjadi warna merah muda. Padahal pas pumping tadi siang nggak keluar darah sama sekali. Emang nih puting yang kiri saya sedang luka karena Ziva sekarang kalo nenen gayanya udah macem-macem. Sebenarnya sih lukanya udah lumayan kering. Tapi nggak tau kenapa jadi ada darah netes. Buru-buru deh nanya ke grup WA emak-emak kece, pas banget yang jawab Mom Wilda, salah satu konselor laktasi jebolan AIMI.

Menurut Mom Wilda, ASIP yang terkena tetesan darah masih boleh diminum oleh bayi. Fiuh, Alhamdulillah. Sayang kalo ASIP yang terkena darah itu dibuang *emak2ogahrugi 😀 Lha wong ASI kan sebenarnya darah juga. Makanya kalo ada anak lain yang bukan anak kandung yang kita susui jadi seperti anak darah daging kita. Terus puting yang luka sebaiknya jangan diperah pake breastpumping. Lukanya bisa tambah lebar. Diperah pake tangan aja. Puting yang luka diistirahatkan dulu dari breastpump kemudian dikasih salep atau salep alami alias diolesi ASI dan sering diangin-angin supaya cepat kering dan sembuh.

Akhirnya saya pumping pindah ke payudara kanan dengan botol tampungan lain yang masih kosong. Lumayan dapet 50 ml lagi. Hari gini di masa-masa stok ASIP kejar tayang tapi ASI nggak deras kayak dulu, berapa pun hasil pumping yang didapat harus disyukurin banget deh. Hidup ngASI!

20141117_163818

Kiri: ASIP warna pink — Kanan: ASIP warna normal

Salam,

signature citandy

6,299 total views, no views today

Ketika Breastpump Andalan Unjuk Rasa

Sebagai emak-emak yang bertekad selama ASI masih mengucur walaupun nggak sampe banjir bandang, Ziva harus tetap minum ASI. Nah, sebagai ibu bekerja, hukumnya wajib pumping di kantor yang hasilnya untu stok ASIP Ziva di rumah. Selama ini saya mengandalkan breastpump Medela Swing yang saya beli waktu masih hamil Ziva.

Setelah 7 bulan kerja rodi, akhirnya si Swing ini sepertinya lelah 😀 Sebenarnya udah sejak beberapa bulan yang lalu sih si Swing ini mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Suatu hari tiba-tiba aja saat lagi pumping, ASI masuk ke selang. Hal ini seharusnya nggak boleh terjadi. Karena masih kurang ilmu, waktu itu saya cuma stop pumping, copot selang yang nyambung ke connector dan alat pompanya terus saya kepret-kepret sampe ASI-nya udah nggak ada lagi di selang kemudian bagian dalam selang saya alirkan air dari ledeng terus dikepret-kepret lagi sampai di dalam selang nggak ada sisa air. Sejak itu si Swing kembali normal dan saya pake untuk kerja rodi lagi (_ _”)

10346276_10204410427355144_1329006425187688147_n

Pertengan Oktober kemarin, breastpump andalan saya ini unjuk rasa lagi. Malah lebih parah. ASI mengalir deras banget di selang menuju bagian motor pompa plus ada suara grok grok grok. Itu kejadiannya di rumah pas lagi pumping pagi sebelum berangkat kerja. Mana pagi-pagi tuh kan ribet banget, nyiapin sarapan untuk saya dan suami, bikin MPASI Ziva (untuk sarapan dan makan siang), mandiin Ziva, nyuapin sarapan Ziva, eh si Swing berulah lagi. Pas lagi stress mikirin si Swing, suami ngasih tunjuk sebuah postingan di blog lewat ponselnya cara penanganan Medela Swing ketika ASI masuk ke selang. Langsung deh saya cobain caranya mengikuti petunjuk dari blog tersebut.
Continue reading

6,029 total views, 7 views today

13 Produk Perlengkapan ASIP

Saya setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa pemberian ASI untuk bayi itu hemat terutama untuk ibu-ibu bekerja yang tetap berkomitmen memberikan ASI kepada bayi-bayi mereka. Hemat tapi bukan berarti gratis ya karena kita kan harus berinvestasi beberapa must have item (tergantung kebutuhan juga sih) demi menunjang ASI eksklusif. Secara ibu bekerja kan sekitar 8-9 jam waktunya dihabiskan di tempat bekerja sementara anak kita di rumah tetap harus minum ASI. Jadi di sela-sela bekerja kita harus menyempatkan waktu untuk memerah/ memompa ASI untuk stok di rumah. Selain untuk stok, payudara kalo ASI-nya kelamaan nggak dikeluarin bisa bengkak dan keras kayak batu 😀 Prinsip ASI yang supply dan demand, juga menyebabkan ASI harus sering dikeluarkan karena kalau nggak, otak kita justru memerintahkan untuk nggak memproduksi ASI lagi. Gitu sih menurut info yang saya dapat waktu ikutan kelas edukasi postnatal-nya AIMI.

Walaupun harus mengeluarkan uang yang cukup lumayan untuk membeli beberapa perlengkapan untuk ASIP masih lebih hemat daripada harus membeli susu formula. Uang segitu palingan cuma cukup untuk beli 10-15 kaleng susu formula. Sementara, perlengkapan ASIP yang kita beli bisa dipake selamanya selama masih dalam kondisi baik. Lagian, dari sudut pandang manapun ASI masih tetap lebih baik daripada susu formula.

Saya mau review perlengkapan ASIP apa saja yang selama ini sudah memudahkan saya untuk tetap bisa memberikan ASI eksklusif untuk Ziva walaupun saya bekerja. Continue reading

16,264 total views, 6 views today

Pengalaman Ziva Minum ASIP

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan” [QS Al-Baqarah : 233]

Saya sudah bertekad walaupun saya bekerja, Ziva harus mendapat ASI eksklusif 6 bulan dan mudah-mudahan bisa lanjut sampai Ziva umur 2 tahun. Umumnya, ibu bekerja yang tetap ingin anaknya mendapat ASI eksklusif 6 bulan mau nggak mau selama ibu berada di tempat kerja, si bayi harus minum ASIP menggunakan alat bantu.

Beberapa minggu menjelang masuk kerja saat masih di rumah orang tua di Bandung, Ziva mulai latihan minum ASIP. Awalnya saya sok idealis karena takut Ziva bingung puting, sebisa mungkin Ziva minum ASIP tanpa botol dot. Setelah melahirkan dan ikut kelas edukASI postnatal-nya AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia), dikasih tau juga kalau penggunaan botol dot memang bisa beresiko bingung puting alias si bayi bisa jadi nggak mau minum ASI langsung dari sumbernya alias payudara si ibu karena udah kebiasaan ngedot dan beberapa resiko negatif lainnya. Saya jadi makin parno Ziva bingung puting kalau tetap pake botol dot. Tapi kenyataan berkata lain.
Continue reading

38,442 total views, 11 views today