13 Produk Perlengkapan ASIP

Saya setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa pemberian ASI untuk bayi itu hemat terutama untuk ibu-ibu bekerja yang tetap berkomitmen memberikan ASI kepada bayi-bayi mereka. Hemat tapi bukan berarti gratis ya karena kita kan harus berinvestasi beberapa must have item (tergantung kebutuhan juga sih) demi menunjang ASI eksklusif. Secara ibu bekerja kan sekitar 8-9 jam waktunya dihabiskan di tempat bekerja sementara anak kita di rumah tetap harus minum ASI. Jadi di sela-sela bekerja kita harus menyempatkan waktu untuk memerah/ memompa ASI untuk stok di rumah. Selain untuk stok, payudara kalo ASI-nya kelamaan nggak dikeluarin bisa bengkak dan keras kayak batu 😀 Prinsip ASI yang supply dan demand, juga menyebabkan ASI harus sering dikeluarkan karena kalau nggak, otak kita justru memerintahkan untuk nggak memproduksi ASI lagi. Gitu sih menurut info yang saya dapat waktu ikutan kelas edukasi postnatal-nya AIMI.

Walaupun harus mengeluarkan uang yang cukup lumayan untuk membeli beberapa perlengkapan untuk ASIP masih lebih hemat daripada harus membeli susu formula. Uang segitu palingan cuma cukup untuk beli 10-15 kaleng susu formula. Sementara, perlengkapan ASIP yang kita beli bisa dipake selamanya selama masih dalam kondisi baik. Lagian, dari sudut pandang manapun ASI masih tetap lebih baik daripada susu formula.

Saya mau review perlengkapan ASIP apa saja yang selama ini sudah memudahkan saya untuk tetap bisa memberikan ASI eksklusif untuk Ziva walaupun saya bekerja.

1. Breastpump

Saya pake breastpump Medela Swing. Belinya barengan dengan belanja perlengkapan bayi lainnya waktu saya masih hamil di Fany Baby Shop cabang Bandung. Ini investasi perlangkapan ASIP paling mahal yang saya punya dibanding barang-barang lain tapi juga sangat berjasa membantu saya mendapatkan stok ASIP untuk Ziva 🙂 Alasan saya pake breastpump karena saya nggak bisa merah pake tangan (marmet), lebih tepatnya sih males belajar merah hehehe….

20140711_054953

2. Botol kaca penampung ASIP

Saya pake botol kaca yang tutupnya karet abu-abu. Alasannya ya karena botol ini udah umum aja dipake untuk penampung ASIP dan harganya terjangkau. Saya beli di Lavie Baby Shop, harganya 4500/ pc. Sebelum beli saya sudah punya 20 botol, pinjeman dari teman kantor yang dulu juga pernah jadi pumping mom. Total saya punya botol ini sekitar 70 botol. Dibanding ibu-ibu blogger lain, kayaknya stok saya termasuk sedikit. Kalau saya baca di blog mereka, stok ASIP mereka di freezer bisa sampe ratusan botol. Salut! Prinsip saya sih yang penting stok ASIP saya cukup untuk kebutuhan Ziva selama saya bekerja. Toh, kalau hari libur, Ziva tetap menyusu langsung dari pabrik ASI-nya 😀

20140711_054330

3. Cooler bag

Ini juga termasuk must have item. Kayaknya yang saya tulis di sini ya must have item semua 😀 Walaupun waktu tempuh dari rumah ke kantor cuma sekitar 15-20 menit, tetap aja perlu si cooler bag ini. Saya punya Medela City Style ini. Isinya sudah termasuk cooler bag yang bisa nampung 4 botol Medela, ice pack, 4 botol Medela dan sebuah tas untuk membawa cooler bag-nya.

20140711_0542164. Botol Dot

Sebelum memutuskan untuk menggunakan botol dot sebagai media pemberian ASIP untuk Ziva, saya sudah mencoba menggunakan berbagai media seperti cup feeder, botol sendok, dan pipet. Semunya nggak berhasil. Ujung-ujungnya menggunakan botol dot Pigeon ini. Alhamdulillah Ziva nggak bingung puting walaupun minum ASIP-nya menggunakan botol dot.

Botol pigeon

5. Sterilizer

Saya beli sterilizer second ini dari teman. Merknya Philips Avent. Kapasitasnya cukup besar. Bisa menampung 6 botol plus perintilan lainnya. Sebenarnya bisa aja sih memakai panci terus ngerebus air untuk mensterilkan botol dan perlengkapan lainnya. Tapi saya orangnya pelupaan. Sering banget lagi mengukus atau merebus makanan, saya tinggal tau-tau hangus karena kehabisan air 😀 Kalau pake sterilizer ini praktis, tinggal pencet nanti kalau sudah 8 menit, alatnya mati secara otomatis. Tapi ya siap-siap tagihan listrik melonjak karena pemakain alat ini setiap hari 😀

20140711_055251

6. Warmer

Tadinya mau pake cara manual aja dengan air hangat di mangkok. Tapi kenyataan memang suka nggak sesuai harapan. Ziva suka keburu ngamuk kalo ASIP-nya dihangatkan pake cara manual. Akhirnya beli juga deh warmer-nya. Beli yang murah aja merk Crown di Fany Baby Shop cabang Bandung. Di tombolnya ada pilihan suhu 40 derajat Celcius untuk menghangatkan susu, suhu 70 derajat untuk menghatkan makanan dan suhu 100 derajat Celcius.20140711_055145

7. Pencapit botol

Alat ini sebenarnya perlu nggak perlu sih. Fungsinya untuk mengambil botol dan perintilan lainnya setelah disterilisasi. Kan barang-barangnya panas tuh, jadi ngambilnya ya pake pencapit botol ini kecuali sudah menerapkan ilmu debus yang bisa megang-megang benda panas dengan tangan kosong 😀 Pencapit botol yang saya punya ini merk Dr. Brown, beli di Yens Baby Shop Bandung.

20140711_061634

8. Rak penyimpan botol

Saya beli rak penyimpan botol ini di Fany Baby Shop Bandung, merknya Puku. Selain yang merk Puku ini saya juga beli container plastik merk Lion Star. Dulu sih kepake untuk menyimpan botol kaca pada saat belum dipake. Kalau sekarang jarang dipake karena botol-botol kacanya setiap selesai disterilisasi langsung dipake. Mungkin nanti lebih kepake kalau Ziva udah MPASI, secara kan perintilan alat makan tuh kayaknya lebih banyak.

20140711_060949

20140711_061546

9. Freezer

Waktu masih di rumah orang tua di Bandung sih, saya menyimpan ASIP di deep freezer yang ukurannya segeda gaban milik papap bekas dulu jualan. Sempat kepikiran mau dibawa ke Cikarang tuh freezer tapi dilarang oleh Kk, katanya mau disimpen di mana. Lagian pasti makan listrik banyak. Iya juga sih hehehe…Akhirnya stok ASIP saya simpen di freezer kulkas dua pintu biasa.

20140711_061423

10. Baskom kecil

Fungsinya untuk wadah saat mencuci perlengkapan ASIP seperti botol dot, botol kaca dan perintilan breastpump. Beli di pasar kaget yang suka ada tiap hari Minggu di depan rumah orang tua saya di Bandung.

20140711_061051

11. Sikat pencuci

Fungsinya ya untuk menyikat bagian dalam botol saat proses pencucian. Sikat yang ada busanya itu untuk menyikat peralatan yang terbuat dari plastik seperti botol dot dan perintilan breastpump, sedangkat sikat kawat untuk botol kaca. Kadang saya pake spons saat mencuci perintilan yang dari plastik. Sikat yang ada busanya saya beli di Yens Baby Shop Bandung, merk Dr. Brown, saya beli hanya semata-mata karena warnanya hijau 😀 Sikat kawat saya beli online, sedangkan spon beli di minimarket dekat rumah.

20140712_195544

12. Sabun cuci

Sabun cuci khusus peralatan bayi saya beli merk Sleek karena paling mudah dicari. Di beberapa minimarket dekat rumah juga ada. Ibu saya sempat komen, dulu waktu Tetah (maksudnya saya) masih kecil belum musim tuh sabun cuci khusus peralatan bayi. Mencuci peralatan bayi ya pake sabun yang ada aja. Pada sehat-sehat aja tuh 😀 Saya mah ngikutin perkembangan zaman aja. Kalau sekarang tersedia sabun cuci khusus bayi termasuk yang untuk mencuci pakaian nggak ada salahnya dipake.

20140711_060800

13. Makanan/ minuman booster ASI

Well, katanya sih makanan/ minuman booster ASI itu nggak terlalu pengaruh ke jumlah ASI kita bakalan banyak atau nggak. Hanya sebagai sugesti aja. Ya, terlepas dari segala pro kontra saya juga ikutan beli booster ASI. Tapi nggak macem-macem kok, cuma susu kedelai Mama Soya dan kaplet Lactamam. Kadang-kadang kalo nemu beli bubur kacang hijau. Selebihnya saya mengandalkan sugesti positif kalau ASI saya cukup untuk Ziva, perasaan gembira, banyak minum air putih dan berusaha untuk makan sayuran hijau. Waktu masih di Bandung, ibu saya sering buatin sayur katuk bening ditambah pepaya muda. Tapi berhubung sekarang udah balik ke Cikarang, males masak sendiri 😀

20140711_061757

20140711_061736

Lalu di kantor, dimana saya memompa ASI? Di gudang ruang penyimpanan file 😀 Jumlah karyawan perempuan di kantor sekaligus pabrik tempat saya bekerja sedikit banget jadi dinilai nggak worth it untuk bikin ruang laktasi khusus. Beruntung di gudang tersebut ada colokan listrik untuk nyalain breastpump saya. Selesai mompa ASIP saya pindahin ke botol kaca kemudian saya simpan di kulkas kantor yang ada di ruang makan.

Semoga perjuangan ibu-ibu bekerja yang tetap semangat memberikan ASI sebagai investasi dunia dan akhirat diberikan kemudahan, ASI lancar terus, anak sehat dan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT.

Salam,

signature citandy

12,771 total views, 2 views today

Leave a Reply