Ibu Bekerja Juga Bisa Memberikan ASI Sampai 2 Tahun

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway “ASI dan Segala Cerita Tentangnya* dalam rangka menyemarakkan Pekan ASI Dunia.

F: Nanti kalau kita sudah lulus, kerja, nikah terus punya anak, masih mau kerja atau nggak?
C: Ya pengennya sih kerja ya
F: Nanti kalau kita kerja, anak kita minum susunya pake susu formula dong
C: Iya ya. Merk sufor yang bagus apa ya
F: Ada sih merk XXX, katanya komposisinya mirip kayak ASI, tapi harganya mahal.
C: Demi anak mahal juga dibeli Continue reading

9,597 total views, 2 views today

Pengalaman Menyapih Anak dengan Ikhlas

Tips Menyapih Anak 2016Menjelang Ziva usia 2 tahun, saya sempat galau, apakah akan menyapih Ziva atau lanjut terus menyusui, istilah kerennya extended breastfeeding. Sebenarnya kalau di hari kerja dari pagi sampai sore, sejak masih ASI eksklusif, Ziva memang nggak menyusui langsung karena saya kerja. Tapi kalau saya libur pasti menyusui langsung. Sejak saya stop pumping di usia Ziva 18 bulan, praktis Ziva sudah nggak minum ASI kalau saya bekerja. Tapi kalau saya pulang kerja sampai besok paginya, Ziva masih menyusui langsung. Jadi, PR sebenarnya bagaimana menyapih Ziva di malam hari dan kalau saya libur alias di rumah saja.

Continue reading

23,882 total views, 2 views today

Tempat Service Pompa ASI Medela di Bandung

Tempat Service Pompa ASI Medela di BandungAkhir tahun 2014 saya pernah posting tentang breastpump andalan saya Medela Swing yang rusak. Saat itu akhirnya diservice di Medela Service Center di Bandung.

Baca: Ketika Breatspump Andalan Unjuk Rasa

Continue reading

20,674 total views, 6 views today

Cerita Menjadi Ibu Pumping

Beruntunglah para ibu bekerja yang di kantornya punya fasilitas ruang laktasi atau ruang khusus untuk pumping. Apalagi yang ditambah dengan fasilitas kulkas, ruangan berpendingin, sofa nan empuk dan alat steril. Wah, mimpi banget tuh kalo di kantor saya punya fasilitas kayak begitu 😀

Di kantor saya nggak ada ruang khusus untuk pumping bagi karyawan wanita yang sedang menyusui. Dulu untuk pertama kalinya ada karyawan wanita yang pumping di kantor adalah rekan saya yang saat ini sudah resign. Namanya Mbak Irma. Saat itu dia galau mau pumping dimana. Dia sudah nekat mau pumping di wc. Saya bilang ke dia, ajukan saja ke bagian HRD untuk pengadaan ruangan khusus pumping. Lantas dia pun melakukan apa yang saya bilang. Ternyata atas pertimbangan jumlah karyawan wanita di kantor saya yang saat itu hanya 8 orang dan yang sedang menyusui hanya 1 orang, maka permintaan ruangan khusus pumping belum dapat diwujudkan. Akhirnya Mbak Irma pun pumping di gudang untuk tempat menyimpan file-file lama. Nggak lama dari situ, menyusul teman saya, Yuli yang pumping barengan dengan Mbak Irma. Tahun 2013, giliran anak buah saya, Anggi yang pumping di gudang tersebut. Selang setahun, giliran saya deh pumping di ruangan keramat itu 😀

Jangan dibayangkan ruangan yang berpendingin dan sofa yang empuk. Ada kursi, colokan listrik dan keleluasaan waktu untuk pumping saja sudah bersyukur walaupun saat pumping harus bermandikan keringat dan kadang ada bunyi-bunyi yang nggak jelas asalnya dari mana 😀 Pernah juga lagi asyik pumping eh tau-tau ada kardus jatuh dari rak. Mau kabur lagi tanggung, ASI lagi deres 😀 Yowes, pasrah aja sambil komat-kamit baca doa. Continue reading

3,920 total views, no views today

Ketika ASIP Terkena Tetesan Darah

Kemarin, lagi serius pumping sore-sore di kantor langsung kaget ketika dari puting sebelah kiri menetes darah. Seketika itu juga breastpump saya off-kan. Darah keburu meluncur ke botol penampung. ASIP yang berwarna putih berubah menjadi warna merah muda. Padahal pas pumping tadi siang nggak keluar darah sama sekali. Emang nih puting yang kiri saya sedang luka karena Ziva sekarang kalo nenen gayanya udah macem-macem. Sebenarnya sih lukanya udah lumayan kering. Tapi nggak tau kenapa jadi ada darah netes. Buru-buru deh nanya ke grup WA emak-emak kece, pas banget yang jawab Mom Wilda, salah satu konselor laktasi jebolan AIMI.

Menurut Mom Wilda, ASIP yang terkena tetesan darah masih boleh diminum oleh bayi. Fiuh, Alhamdulillah. Sayang kalo ASIP yang terkena darah itu dibuang *emak2ogahrugi 😀 Lha wong ASI kan sebenarnya darah juga. Makanya kalo ada anak lain yang bukan anak kandung yang kita susui jadi seperti anak darah daging kita. Terus puting yang luka sebaiknya jangan diperah pake breastpumping. Lukanya bisa tambah lebar. Diperah pake tangan aja. Puting yang luka diistirahatkan dulu dari breastpump kemudian dikasih salep atau salep alami alias diolesi ASI dan sering diangin-angin supaya cepat kering dan sembuh.

Akhirnya saya pumping pindah ke payudara kanan dengan botol tampungan lain yang masih kosong. Lumayan dapet 50 ml lagi. Hari gini di masa-masa stok ASIP kejar tayang tapi ASI nggak deras kayak dulu, berapa pun hasil pumping yang didapat harus disyukurin banget deh. Hidup ngASI!

20141117_163818

Kiri: ASIP warna pink — Kanan: ASIP warna normal

Salam,

signature citandy

6,728 total views, 3 views today