Henna Pacar Mehndi Inai

Di Indonesia kita mengenalnya dengan sebutan pacar, ada juga yang menyebut inai. Orang Pakistan mengenalnya dengan nama mehndi. Dalam bahasa Inggris disebut dengan henna. Konon, henna sudah digunakan sejak zaman perunggu sekitar 6000 tahun silam sebagai pewarna pada kulit termasuk seni tubuh dan kuku. Di beberapa daerah di Indonesia, pemakaian henna menjadi bagian dari ritual pernikahan seperti di Aceh, Padang, Palembang, Bima dan Makassar.

Rencananya saat pernikahan nanti, saya akan menggunakan henna di bagian tangan, kuku tangan, kaki dan kuku kaki. Ada dua alasan mengapa nanti saya akan menggunakan henna. Pertama, resepsi pernikahan saya dan Kk akan bernuansa Palembang. Kedua, henna lebih alami, halal dan Insya Allah tidak membatalkan wudhu. Berbeda dengan menggunakan kuteks yang walaupun pilihan warnanya banyak tapi wudhu kita nggak sah kalau kuku kita dilapisi kuteks.

Dari hasil browsing, ada beberapa pelukis henna di Bandung. Salah satunya adalah Mbak Sri. Saya dan Kk sudah ketemuan dengan Mbak Sri untuk membahas motif yang nanti akan digunakan dan tentu saja harga 😀 Orangnya enakeun, soal harga bisa dinego. Mbak Sri bisa dihubungi melalui akun Facebook-nya di sini.

Semoga nanti henna yang dipasang Mbak Sri sesuai dengan keinginan saya 😀

20130428_192943

Motif henna yang nanti akan saya pake

Salam,

signature citandy

4,634 total views, 2 views today

Balada Si Balado : Special for Kk :)

Untuk pertama kalinya saya membuat masakan khusus untuk Kk 🙂 Saya bikin sambal balado teri kacang tempe untuk bekel Kk di kosannya di Bandung. Kamis malam sepulang kerja saya mampir ke pasar untuk membeli bahan-bahannya. Tiba di kos dilanjutkan dengan mengiris-ngiris tempe, mengupas bawang merah dan bawang putih serta memotong-motong cabe merah. Jumat pagi-pagi saya mulai meracik semua bahannya. Setelah matang ternyata bumbu yang saya buat terlalu banyak *maklum koki amatiran*, sehingga balado buatan saya terlalu basah. Tempe, kacang dan terinya pun kurang renyah, hiks. Jumat sore, si balado saya bawa ke Bandung. Komentar dari Kk setelah menyantap balado buatan saya, katanya di mulut sih kurang pedas, tapi saat masuk ke perut, jadi berasa panas. Duh, maafkeun calon istrimu ini ya Kk sayang 🙂 Next time, dicoba lagi deh, mudah-mudahan hasilnya lebih baik 🙂

20130524_065305-1

Penampakan balado teri kacang tempe buatan saya 🙂

Salam,

signature citandy

2,115 total views, no views today

Pilih-pilih Menu Catering

Setelah mantap menggunakan Heni Catering sebagai vendor catering di pernikahan saya dan Kk nanti, mulailah urusan pilih-pilih menu. Tadinya urusan menu catering saya serahkan ke mamah, tapi ujung-ujungnya saya masih ikut campur juga, karena saya yang selalu kontak dengan Kang Inung, contact person-nya Heni Catering. Rencananya kami mengambil Paket Lily yang terdiri dari menu buffet (nasi putih, daging, ayam/ ikan, cah, sup, salad, kerupuk dan air mineral), tiga menu desert dan 6 menu stall. Selain itu akan ada tambahan menu stall sesuai keinginan mamah yaitu akan membawa tahu gejrot dan nasi Jamblang langsung impor dari Cirebon ke Bandung dan old snack bar sesuai keinginan saya 😀

Beberapa kali bongkar pasang menu terutama untuk stall, akhirnya beres juga pilih-pilih menunya 🙂 Untuk menu stall, saya nggak tertarik menggunakan menu ala Barat seperti zupa-zupa, pasta, dll. Saya lebih tertarik dengan menu ala Indonesia at least Asia. Hidup Indonesia 😀 Kalau untuk old snack bar, nanti rencananya beli di toko kue di daerah Cibadak.

Buffet :

1. Nasi putih
2. Daging (dibuat tiga menu) : Sapi Lada Hitam + Beefsteak + Beefsteak Lidah
3. Ayam/ ikan (dibagi 50:50) : Ayam Kodok + Gurame Rica2
4. Cah Tofu Bokoli
5. Sup Sosis Daging
6. Fruit Salad : dipindah menjadi menu stall
7. Kerupuk
8. Air minum

Dessert :

1. Surabi kinca
2. Buah potong
3. Es krim : rencananya nggak pake cup plastik tapi pake cone wafer buatan pabrik tempat saya bekerja 😀

Stall :

1. Pempek
2. Tekwan
3. Sate Padang
4. Empal Gentong
5. Dim Sum
6. Fruit Salad
7. Tahu Gejrot
8. Nasi Jamblang

Old snack bar :

1. Coklat golden koin
2. Biskuit gem kembang
3. Permen Texas

Semoga nanti penyajian dari Heni Catering nggak mengecewakan dari segi rasa, porsi dan tampilan serta tamu undangan puas dengan menu makanan yang disajikan. Oya, yang paling penting, saya dan Kk masih kebagian untuk mencicipi makanan-makanan tersebut 😀

Salam

signature citandy

5,156 total views, 1 views today

Lagu Pernikahan

picture song

Sumber dari sini

IMHO, wedding song alias lagu pernikahan yang diputar atau dimainkan oleh pengisi hiburan di sebuah acara pernikahan ya penting nggak penting sih. Penting kalau tamu yang datang benar-benar memperhatikan lagu apa yang dimainkan di sepanjang acara. Pernah nih saya datang ke sebuah resepsi pernikahan, eh band pengisi acara hiburannya mainin lagu Ular Berbisa-nya Band Hello >.< Bagi saya sih lumayan menjadi polusi telinga dan merusak suasana resepsi pernikahan. Masa sih di tengah-tengah kebahagiaan pengantin, eh dinyanyiin lagu dengan lirik Rasa-rasanya aku telah keliru, Memilih kamu sebagai kekasihku, Cintamu palsu sayangmu semu, Bermain dan permainkan aku. Wewww… Lagu pernikahan menjadi nggak penting ya karena bisa aja tamu yang datang nggak peduli lagu apa yang dimainkan, yang penting makanan yang dihidangkan enak 😀

Tapiiii….buat saya lagu-lagu yang nanti akan terdengar di pernikahan saya dan Kk itu penting banget untuk dipilih hehehe….Bakalan merusak suasana banget kan, tahu-tahu lagu-lagu seperti Mabok Janda, Talak Tilu, Mandul dan banyak lagi lagu-lagu yang masuk daftar hitam, dimainkan di acara pernikahan kita 😀

Beberapa hari yang lalu saya sudah mengirim email berisi daftar lagu-lagu ke Kang Hilman dari Kalima Band, yang nanti akan menjadi pengisi hiburan di acara pernikahan saya dan Kk. Kang Hilman bilang sih untuk waktu resepsi durasi 3 jam, lagu yang bisa dimainkan sekitar 30 lagu. Tapi saya sih memberikan 40 daftar lagu yang terdiri dari 20 lagu Barat dan 20 lagu Indonesia ke Kang Hilman. Let’s check… Continue reading

14,121 total views, no views today

Our Wedding Ring

Berbekal hasil googling dan review di beberapa wedding blog, Sabtu di akhir April yang lalu saya mengajak Kk ke Toko Mas Laris di daerah Sukajadi, Bandung. Sebenarnya di Bandung banyak banget bertebaran toko mas. Selain di daerah Sukajadi, ada juga di daerah sekitaran Kings dan Otista. Berhubung saya hanya bisa ke Bandung pas akhir pekan, males juga mau survey ke banyak toko mas, ngabisin waktu 😀 Soalnya masih banyak wedding things yang harus diurus.

Sampai di Laris langsung ditanya sama mbak pelayannya. Saya bilang mau cari cincin kawin. Kemudian mbaknya mengarahkan saya dan Kk ke etelase deretan beberapa cincin yang berkilauan. Jelas aja berkilauan, karena deretan itu adalah deretan cincin berlian wkwkwkwk…Saat saya bilang mau cincin yang biasa, mbaknya langsung bilang, “Oh, kalau yang biasa mah di depan”. Langsung deh saya dan Kk berpandangan lalu senyam-senyum 😀

Pernah ngobrol-ngobrol dengan Kk. Dia suka dengan model cincin kawinnya Omes yang berbahan zirkonium warna hitam itu. Tapi waktu nanya di Laris, nggak ada euy bahan zirkonium di sana.

Continue reading

5,759 total views, 4 views today