Cara Mudah Mencairkan Reksadana Secara Online di Website Panin Asset Management

Berinvestasi di ReksadanaJudulnya panjang bener kayak gerbong kereta api Cirebon Ekspress 😀

Jadi ceritanya dari tahun 2011, sebelum saya menikah saya sudah punya berinvestasi reksadana di Panin Asset Management dengan membeli salah satu produknya yaitu Reksadana Saham Panin Dana Maksima. Dulu waktu buka pertama cuma 1 juta rupiah. Setelah itu ya udah saya diemin aja nggak ditambah-tambah saldonya 😀

Begitu tahun 2013 menikah dan sebulan kemudian hamil, baru deh ikutan program autodebetnya untuk persiapan dana pendidikan Ziva. Waktu itu targetnya untuk uang pangkal masuk SMP.

(Baca: Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak)

Periode Oktober 2013-September 2014 saya ikut yang autodebet sebesar 250 ribu rupiah per bulan. Periode berikutnya Oktober 2014-September 2015 saya tambahin jadi 300 ribu rupiah per bulan. Kenapa autodebet? Supaya disiplin aja sih 🙂 Nah pas pertengahan tahun 2015 sebenarnya kan pasar saham mulai anjlok tuh. Deg-deg ser lah ya melihat NAB turun terus 😀 Ngobrol-ngobrol dengan suami akhirnya diputuskan pas kontrak autodebet habis di September 2015, nggak kami perpanjang. Setelah itu ya kami diemin aja. Eh malah tambah turun. April tahun 2015 NAB lagi tinggi-tingginya yaitu di kisaran 77 ribuan rupiah per unit. Pas September 2015 anjlok ke 58 ribuan rupiah per unit. Memang sih dari awal, kami sudah tahu kalau reksadana saham itu resikonya tinggi jadi ya nggak panik-panik amat. Tapi akhirnya kami memutuskan untuk menjual semua unit di RD Panin Dana Maksima untuk dibelikan logam mulia yang tujuannya juga teuteup untuk persiapan dana pendidikan Ziva.

Waktu itu masih maju mundur untuk kapan melakukan penjualan, saya bolak-balik tiap hari cek NAB-nya di sini. Pas dilihat makin turun, ya sudah hari Rabu tanggal 3 Februari yang lalu saya coba melakukan redemption secara online. Tadinya ragu-ragu, bisa nggak ya dananya cair pas hari Jumat. Sebelum melakukan redemption secara online tadinya mau menjual lewat agen yang biasa saya suka hubungi. Tapi takut malah jadi lama karena harus ada proses pengiriman form penjualan asli segala macam. Akhirnya saya buka-buka websitenya Panin Asset Management, saya baca-baca langsung deh klak-klik klak-klik, beres. Hari itu juga dapat konfirmasi lewat SMS kalau transaksi penjualan reksadana saya sudah tercatat. Besoknya ada customer service-nya telepon saya untuk klarifikasi data. Hari Jumat uangnya sudah cair. Gampang banget kan 😀

Berikut ini saya tuliskan cara mudah mencairkan reksadana melalui website Panin Asset Management.

> Masuk ke website Panin Asset Management di https://www.panin-am.co.id. Kemudian klik login di bagian nasabah. Gambar di bawah, di bagian yang saya lingkari merah.

Reksadana Panin> Ketika sudah masuk ke halaman User Login, masukan Nama User dan Kata Sandi. Setelah itu klik Login. Kalau belum pernah punya akunnya, bisa mendaftar di halaman Registrasi Login Nasabah.

Reksadana Saham Panin> Ketika sudah masuk ke halaman profil, cari menu Transaksi Online (saya lingkari merah pada gambar), lalu klik.

Investasi Reksadana Saham> Ketika sudah masuk ke menu Transaksi Online, pilih dan klik Redemption Online (karena kita akan melakukan penjualan unit).

Pencairan Reksadana Saham > Ketika muncul menu Redemption Online, tinggal klik panah di samping tulisan pilih reksadana, akan muncul nama reksadana yang kita punya.

Berhubung saya waktu itu hanya punya satu rekening reksadana jadi yang muncuk ya hanya satu. Kemudian pindah ke baris ke dua, rekening bank kita yang akan menjadi tempat penampungan dana reksadana yang akan cair. Pindah ke baris ke tiga ada nominal redemption. Kalau kita mau menjual semua unit reksadana kita, klik yang total unit. Kalau mau berdasarkan unit tapi nggak semua dijual klik yang unit. Sedangkan kalau mau berdasarkan nilai rupah, klik yang tulisan rupiah. Setelah itu tinggal klik Proses. Beres deh.

ReksadanaGimana? Gampil banget kan, nggak sampai satu jam sudah beres. Dua hari kemudian dananya cair deh 🙂

Salam,

signature citandy

26,134 total views, 2 views today

8 comments

  1. Intan says:

    Waaah ternyata mudah banget ya. Pas banget dengan kebutuhan. Terima kasih udah berbagi pengalamannya Mba Cita 🙂

    • Cita says:

      kalau lihat di websitenya https://www.panin-am.co.id/LoginUser.aspx di bawah kolom nama user dan kata sandi ada tulisan warna biru “lupa kata sandi”, apa sudah coba diklik? no CIF itu nomor investor, biasanya di laporan bulanan fisik yang dikirim ke kita suka ada kok, di profile kita kalau masuk ke web juga ada. kalau masih gak bisa coba kontak aja ke agen reksadananya atau ke call center-nya.

Leave a Reply