Warung Leko, Cikarang – Spesialis Iga Sapi Penyet

Iga Bakar Warung Leko Cikarang

Sejak dibuka September 2015 yang lalu, akhirnya dua pekan yang lalu saya, suami dan Ziva mencoba makan di Warung Leko. Katanya sih sesuai tagline-nya “Spesialis Iga Sapi Penyet”. Kenyataannya bagaimana? Simak terus cerita saya ya 🙂

Hari Sabtu itu sengaja saya nggak masak karena memang sudah rencana mau makan siang di Warung Leko. Dulu saya sempat agak siwer karena kan ada juga resto yang sama-sama mentasbihkan sebagai tempat makan iga sapi bernama Warung Tekko. Kalau di Cikarang, Warung Tekko adanya di Citywalk Lipppo Cikarang.

Warung Leko ini terletak di Ruko Movie Boulevard Jababeka Residence. Persis di depan Hotel Horison. Dari rumah saya nggak sampai 10 menit naik motor 😀 Tiba di sana, sepi 😀 Pengunjungnya hanya kami. Padahal sudah jam makan siang dan hari libur pula. Apa resto ini malah ramenya pas hari kerja kali ya, pas jam makan siang karyawan kantor. Entahlah 😀 Yang pasti sih waktu itu hingga kami selesai makan dan pulang ya pengunjungnya hanya kami bertiga 🙂 Walaupun nggak terlalu luas, tapi ruangannya ber-AC dan nyaman.

Warung Leko Iga Penyet Warung Leko

Untuk yang membawa anak balita, tersedia high chair.

Warung Iga di Cikarang

Setelah melihat-lihat menu, saya pesan iga penyet, secara kan itu signature dish-nya jadi ekspektasi saya tinggi lah ya 🙂 Suami pesan buntut penyet, untuk Ziva saya pesankan ayam bakar. Untuk minumnya suami kalau nggak salah waktu itu pesan soda gembira, saya pesan es jeruk nipis.

Menu Warung Leko CikarangMenu Warung LekoBuntut Penyet Warung Leko Iga Penyet CikarangSebenarnya baik iga penyet maupun buntut penyet pesanan kami diberi tambahan kuah sop gitu. Tapi nggak ke foto 🙂 Rasa kuahnya sih lumayan enak. Yang kurang berkesan malah menu utamanya. Kesan setelah selesai makan, iga penyet pesanannya saya bagian dagingnya cukup empuk, tapi kurang rasa gurih. Sambelnya kurang nendang juga sih menurut saya. Kurang nendangnya dimana? Hambar ciiin, cuma kerasa pedasnya aja, nggak ada asin manisnya 🙁 Buntut penyet pesanan suami malah kata dia mah keras dagingnya. Begitu juga nasi putihnya. Kayak nasi putih angetan bekas kemarin. Ada bagian yang kerasnya gitu. Ayam bakar yang untuk Ziva saya cicip juga datar aja gitu rasanya, kurang cetar 😀 Menurut saya sih masih juara Warung Tekko yang di Lippo.

Oiya, total kerusakan dompet di Warung Leko kemarin dengan pesanan nasi putih 2, nasi putih ukuran setengah porsi  1, iga penyet, buntut penyet, ayam bakar, es jeruk nipis dan soda gembira sebesar 203.500 rupiah.

Mudah-mudahan sih kedepannya bisa diperbaiki ya supaya nggak kalah pamor dengan warung iga kompetitornya 😀

Salam,

signature citandy

15,342 total views, 24 views today

Leave a Reply