Resmi Menjadi Orangtua

Alhamdulillaahirobbil’aalamiin….

Satu kata yang terucap disertai lelehan air mata haru saat pertama kali mendengar suara tangisnya di ruang operasi. Resmi sudah saya dan Kk menjadi orangtua bagi anak perempuan pertama kami, Zivara Medina Putri Nurhadi.

ZivaraJumat, 11 April 2014 – 15.29 WIB

3075 gram/ 49 cm

Salam,

signature citandy

3,049 total views, 2 views today

Trimester Ketiga | Part 3

Week 37-week 39

Alhamdulillah….perjuangan saya dan dede bayi sampai juga di usia kandungan 37 minggu. Kenapa? Karena menurut informasi yang saya peroleh, jika bayi dilahirkan di bawah usia kandungan 37 minggu termasuk kategori bayi prematur sehingga setelah dilahirkan harus ada penanganan khusus. Selain usia kandungan, batasan berat minimal bayi juga menjadi parameter untu penentuan apakah bayi tergolong prematur atau nggak. Setahu saya berat bayi baru lahir dinilai memiliki berat badan normal bila jumlahnya sekitar 2,5-4 kg. Selain itu, kehamilan saya termasuk kategori rawan karena plasenta menutup sebagian jalan lahir (placenta previa marginalis), sewaktu-waktu bisa terjadi pendarahan, walaupun sejak di awal kehamilan sampai saat ini saya nggak pernah mengalami flek atau pendarahan.

Continue reading

6,699 total views, 2 views today

Trimester Ketiga | Part 2

Week 33-week 36

Rasa penasaran akan kondisi plasenta dan posisi janin di dalam kandungan saya, membawa saya dan Kk ke RS Hermina Arcamanik pada tanggal 1 Maret. Tadinya mau kontrol ke dokter Anna Fachruriyah. Eh beberapa hari sebelum tanggal 1 Maret, saya dapat telepon dari RS Hermina Arcamanik kalau tanggal 1 Maret dokter Anna nggak praktek karena ada keperluan, akhirnya saya memilih dokter Anita Rachmawati. Menurut hasil USG yang dilakukan oleh dokter Anita, usia kandungan saya sudah 33 minggu 1 hari, dengan berat dede bayi 2,3 kg. Turun sedikit dari perkiraan berat saat saya cek di dokter Aditya di Cikarang. Continue reading

6,847 total views, no views today

Trimester Ketiga | Part 1

Week 29-week 32

Seperti yang sudah pernah saya ceritakan, bahwa saya berniat untuk melahirkan di Bandung. Oleh karena itu tanggal 1 Februari yang lalu, saya mulai memeriksakan kandungan saya di Bandung. Awalnya, saya berniat kontrol di Klinik Bunda Nanda dengan dokter Ani Supriyatni, tapi jadwal praktek beliau di Klinik Bunda Nanda nggak ada hari Sabtu. Padahal kesempatan saya dan Kk ke Bandung hanya di akhir pekan. Saat itu kami memutuskan untuk kontrol dengan dokter Ani tapi di RS Hermina Arcamanik pada hari Sabtu. Sayangnya, jadwal praktek beliau hanya sampai jam 3 sore, ketika hampir sampai di RS Hermina Arcamanik sekitar jam 3 kurang 5 menit, saya di telepon dari pihak RS Hermina Arcamanik bahwa dokter Ani sudah mau pulang. Terpaksa saya batalkan kontrol dengan dokter Ani di RS Hermina Arcamanik Sabtu sore itu. Akhirnya, kami ke Klinik Bunda Nanda dan kontrol dengan dokter Pung Purnama. Ribet bener yak hahaha…. Saya dan Kk terlambat datang ke RS Hermina Arcamanik gara-gara paginya saya ikut kelas yoga prenatal di Galenia, baru selesai jam setengah 1 siang, karena mulainya telat, padahal jadwalnya jam 10-11. Dari Galenia, lanjut makan siang setelah itu mengantar mamah dan adik perempuan saya ke daerah Suniaraja, baru deh ke RS Hermina Arcamanik, eh malah telat >.<

Continue reading

13,367 total views, no views today